Pengertian Reog
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Reog_(Ponorogo)
Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa rentetan dua hingga tiga tarian pembukaan. Ennam sampai sembilan pria gagah berani yang memakai pakaian serba hitam dan mukanya dipoles warna merah membawakan tarian pertamanya. Digambarkan para penari ini merupakan sosok singa yang pemberani. kemudian datang enam hingga sembilan gadis menaiki kuda melanjutkan tarian Reog itu. Reog tradisional, biasanya para penari ini diperankan oleh penari lak-laki yang berpakaian seperti wanita. Sebagai tarian pembuka, biasanya ada beberapa anak kecil yang membawakan tarian dengan adegan yang sangat lucu. tarian yang dibawakan oleh anak-anak ini dikenal dengan sebuatan Bujang ganong.
Sumber : http://www.qolbunhadi.com/reog-ponorogo-kebudayaan-dan-kesenian-asli-indonesia/
Sejarah Reog Ponorogo
ceritanya tentang perjalanan seorang prabu Kelana Sewandanan yang sedang mencari gadis pujaannya. Sang Prabu dalam perjalannya didampingi prajurit berkuda dan patihnya yang setia menemani bernama Pujangganong. Akhirnya sang Prabu menemukan pujaan hatinya, dan ia jatuh cinta kepada seorang putri Kediri yang bernama Dewi Saanggalangit. Namun ternyata Dewi Sanggalangit ini mau menerima Prabu dengan mengajukan satu syarat kepadanya. syarat itu adalah Sang Prabu harus menciptakan sebuah kesenian baru. Singkat cerita, kesenian yang menjadi syarat itu dengan nama Reog yang didalamnya dimasukan unsur mistis dan kekuatan spiritual.Sampai Saat ini masyarakat Ponorogo terus mengikuti dan menjaga warisan leluhur ini dengan sangat baik. Dalam perjalanannya Seni reog adalah cipta kreasi manusia yang terbentuk dari adanya aliran kepercayaan secara turun temurun dan masih terjaga keasliannya. Dalam pelaksanannya, upacara sebelum melakukan Reog Ponorogo ini menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah. orang yang melakukan kesenaian inipun harus memiliki garis keturunan parental yang jelas dan hukum adat yang masih berlaku.
Sumber : http://www.qolbunhadi.com/reog-ponorogo-kebudayaan-dan-kesenian-asli-indonesia/
Tokoh – Tokoh Yang Terdapat
Dalam Kesenian Reog
A. Tokoh Jathil
Tokoh ini dilambangkan dalam
bentuk prajurit berkuda yang merupakan salah satu tokoh dalam kesenian Reog.
Tariannya disebut dengan Jathilan yang merupakan gambaran dari prajurit berkuda
yang sedang berlatih diatas kuda – kuda mereka. Salah satu ciri dari tarian ini
adalah penari yang satu dan penari yang lainnya saling berpasangan. Dalam
berperang sang penari menunjukkan ekspresi yang sangat greget serta menunjukkan
ketangkasan dan kepiawaiannya dalam berperang di atas kuda.
Awal mula dari tarian ini dulu diperankan oleh laki – laki yang halus, berparas rupawan dan ganteng atau yang mirip dengan wanita yang cantik. Ciri khas nya jelas pada gerak tarinya yang cenderung ke arah feminin. Semenjak tahun 1980-an para penari jathilan ini digantikan oleh para penari putri dikarenakan sifat tariannya yang feminin. Ini terjadi saat tim atau group kesenian Reog Ponorogo dikirim ke Ibukota Jakarta untuk ikut dalam pembukaan PRJ (Pekan Raya Jakarta). Gerakan yang halus, lincah dan sedikit genit merupakan ciri khas dari gerakan tarian Jathilan pada kesenian Reog Ponorogo ini. Gerakan ini ikut ditopang juga oleh pola ritme gerakan tarian yang saling bergantian antara mlaku (lugu) dan irama ngracik.Walaupun saat itu peragaan tarian ini berada di luar ponorogo, akan tetapi mereka tetap menunjukkan identitasnya bahwa Tari Reog Ponorogo Merupakan Tarian Asli Jawa Timur yang unik dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.
Awal mula dari tarian ini dulu diperankan oleh laki – laki yang halus, berparas rupawan dan ganteng atau yang mirip dengan wanita yang cantik. Ciri khas nya jelas pada gerak tarinya yang cenderung ke arah feminin. Semenjak tahun 1980-an para penari jathilan ini digantikan oleh para penari putri dikarenakan sifat tariannya yang feminin. Ini terjadi saat tim atau group kesenian Reog Ponorogo dikirim ke Ibukota Jakarta untuk ikut dalam pembukaan PRJ (Pekan Raya Jakarta). Gerakan yang halus, lincah dan sedikit genit merupakan ciri khas dari gerakan tarian Jathilan pada kesenian Reog Ponorogo ini. Gerakan ini ikut ditopang juga oleh pola ritme gerakan tarian yang saling bergantian antara mlaku (lugu) dan irama ngracik.Walaupun saat itu peragaan tarian ini berada di luar ponorogo, akan tetapi mereka tetap menunjukkan identitasnya bahwa Tari Reog Ponorogo Merupakan Tarian Asli Jawa Timur yang unik dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.
B. Tokoh Warok
Kata “Warok” itu asalnya dari
kata wewarah yang artinya orang yang memiliki tekat yang suci, memberi tuntunan
serta perlindungan tanpa mengharapkan pamrih. Warok artinya wong kang sugih
wewarah (artinya orang yang kaya akan wewarah = mengajari) Maksudnya, seseorang
yang menjadi warok disebabkan dia mampu memberikan petunjuk ataupun pengajaran
serta tuntunan kepada orang lain tentang hidup yang baik. “Warok iku wong
kanag wus purna saka sakabehing laku, lan wus menep ing rasa” artinya orang
yang telah sempurna di dalam tingkah laku hidupnya, dan telah sampai kepada
pengendapan batin.
Warok itu adalah karakter dan ciri khas jiwa masyarakat Ponorogo yang sudah menjadi darah daging sejak dulu kala yang diwarikan oleh pendahulu (nenek moyang) kepada para pemuda generasi penerus bangsa. Tokoh ini adalah salah satu bagian terpenting dalam kesenian Reog Ponorogo yang tentunya tidak bisa dipisahkan dengan peraga yang lainnya karena Reog Ponorogo merupakan satu kesatuan yang utuh. Warok merupakan seseorang yang benar – benar telah menguasai berbagai ilmu baik itu ilmu lahir maupun ilmu batin.
Warok itu adalah karakter dan ciri khas jiwa masyarakat Ponorogo yang sudah menjadi darah daging sejak dulu kala yang diwarikan oleh pendahulu (nenek moyang) kepada para pemuda generasi penerus bangsa. Tokoh ini adalah salah satu bagian terpenting dalam kesenian Reog Ponorogo yang tentunya tidak bisa dipisahkan dengan peraga yang lainnya karena Reog Ponorogo merupakan satu kesatuan yang utuh. Warok merupakan seseorang yang benar – benar telah menguasai berbagai ilmu baik itu ilmu lahir maupun ilmu batin.
C. Tokoh Barongan / Dadak Merak
Tokoh Barongan / Dadak Merak
adalah peralatan seni tari yang masih sangat dominan di dalam kesenian Reog
Ponorogo. Tokoh Barongan ini pada bagian – bagiannya terdiri dari : Kepala
Harimau (caplokan) yang terbuat dari kayu, bambu, rotan dan ditutup menggunakan
kulit Harimau Gembong. Sementara itu Dadak Merak merupakan sebuah kerangka yang
berasal dari bambu dan juga rotan untuk tempat menyusun bulu – bulu burung
merak untuk menggambarkan bahwa seekor burung merak sendang mengembangkan bulu
– bulunya dan menggigit untaian manik – manik / tasbih. Krakap bahannya berasal
dari kain beludru berwarna hitam yang disulam dengan monte, dan krakap
merupakan assesoris dan juga sebagai tempat menulis identitas dari group Reog.
Ukuran panjang dari Dadak Merak ini antara 2,25 meter dengan lebar antara 2,30
meter dan memiliki berat hampir 50 kilogram.
D. Tokoh Klono Sewandono
Tokoh Klono Sewandono atau juga
disebut Raja Kelono merupakan raja yang sakti mandraguna dengan pusaka
andalannya berupa Cemeti yang terkenal sangat ampuh dan memiliki sebutan atau
nama yaitu Kyai Samandimnan. Pusaka tersebut senantiasa dibawah oleh sang Raja
yang tampan dan masih muda ini kemana saja dia pergi. Di sengaja membawa pusat
tersebut untuk melindungi dirinya. Sang Raja digambarkan dengan gerakannya yang
sangat lincah dan berwibawa. Di dalam sebuah kisah atau cerita bahwa Prabu
Klono Sewandono telah berhasil menciptakan dan membuat kesenian yang indah
hasil dari daya ciptanya sendiri untuk menuruti permintaan Putri (kekasihnya).
Pada saat sang Raja dalam keadaan mabuk asmara maka saat itulah tariannyapun
terkadang menggambarkan seseorang yang sedang kasmaran.
E. Tokoh Bujang Ganong / Ganongan
Salah satu tokoh yang ditunggu –
tunggu oleh para penonton khususnya anak – anak adalah tokoh Bujang Ganong
(Ganongan) atau Patih Pujangga Anom. Tokoh ini sangatlah enerjik, lucu, juga
memiliki sebuah keahlian dalam seni bela diri sehingga untuk setiap
penampilannya senantiasa ditunggu-tunggu oleh penonton. Tokoh Bujang
Ganong ini merupakan gambaran dari seorang sosok patih muda yang cekatan,
memiliki kemauan keras, memiliki kecerdikan, memiliki jenaka dan juga sakti.

0 Comment "TARI REOG PONOROGO"
Posting Komentar